Tujuan pertama kita
adalah Mukawir. Sepanjang perjalanan kita melihat pemandangan yang menarik. Ada
yang gersang dan tandus, tapi ada juga yang ditumbuhi padang rumput hijau
dengan bunga-bunga liarnya. Bukit demi bukit kita lewati. Benar benar rasanya
seperti lautan bukit sepanjang jalan. Jalannya pun tidak lurus saja, kadang ke
kanan dan kadang ke kiri. Kalau kita ingat lagu “Naik-naik ke Puncak Gunung”,
yaaa seperti itulah rasanya kira-kira (tapi pohon cemaranya diganti dengan
pohon zaitun).
Kita adalah pengunjung pertama hari itu. Gerbangnya masih dikunci! Wah, saya sangat bangga. Saya dan Inji berteriak saking senangnya karena kita tidak melihat satu orang pun di sana. Langsung saja kita berjalan melalui jalan setapak. Dari kejauhan terdengah suara “ning nong ning nong...” Lalu kita melongok ke bawah. Di kaki bukit, ada segerombolan domba dan gembalanya.

